Wednesday, June 5, 2013

MANUAL PROCESSING

Manual Processing        
Adalah dengan menggunakan tenaga manusia yang melalui beberapa proses yaitu : Developer ( pembangkitan ) ; Rinsing ( pembilasan ) ; Fixing ( penetapan ) ; Washing ( pencucian ) ; dan Drying ( pengeringan ).

1.     DEVELOPER

          Developing Agent ( Reducing Agent )


       Bahan yang digunakan sodium hidrosulfit, hidrogen peroksida,formal dehid dan vit.C.Berfungsi sebagai reducing agent,memroduksi perak bromida menjadi perak metalik.Bersifat basa lemah dan ph 11,5.Zat yang digunakan pada developer yaitu methol dan hidroquinon.

       Accelarator


        Berfungsiununtuk mempercepat proses pembangkitan.Cara kerja mengembangkan emulsi film sehingga mudah ditembus oleh developing agent.

        Restreiner


         Berfungsi untuk menahan reduksi yang berlebihan terutama pada kristal AgBr pada film yang tidak terekspos.

          Presorvatif

          Untuk menangkal pengaruh oksigen.

          Solvent Berfungsi sebagai pelarut

Faktor-faktor penting dalam penggunaan developer
1.     Suhu / temperatur
2.     Agitasi yaitu proses / gerakan menggoyangkan film selam proses pembangkitan
3.     Keadaan developer


2.     RINSING ( PEMBILASAN )
 
  Pada tahap rinsing / pembilasan digunakan air dengan ph netral yaitu ph 7 untuk menghilangkan cairan developer yang masih menempel pada film yang bersifat basa dan masuk pada tahap selanjutnya pada ph asam.




3.     FIXING ( PENETAPAN )

      Mempunyai tujuan :

      Menghentikan proses pembamgkitan sehingga tidak ada lagi perubahan bayangan pada film

      Untuk melarutkan perak bromida yang tidak terkena eksposi sehingga pada bagian yang tidak terkena eksposi akan tampak bening

     Menyamak emulsi AgBr agar tidak menjadi rusak


Komposisi dari fixer :

  1.    Fixing agent yaitu untuk melarutkan  perak bromida yang tidak terkena eksposi.Bahan dari fixer sodium theosuphate dan amonium theosulphate
  2.      Asam ( acid ) Yaitu untuk menghentikan aksi dari developer secara cepat / merata     Stabiliser ( presorvatif )
  3.    Buffer
  4.  Hardener




4.     WASHING
 Bertujuan untuk menghilangkan bahan-bahan yang diperoleh selama penetapan dengan suhu 250C.Waktu standar proses washing 10 menit.


5.     DRY
Temperatur yang digunakan 400C - 500C dengan kelembapan yang rendah.

http://carabudidayamodern.blogspot.com

0 komentar:

Post a Comment

Pages

Follow me on Twitter

Follow me on Twitter
@DIR__

add me on Facebook

add me on Facebook
Muhammad Chaidir Pagessa

ATRO MUHAMMADIYAH MAKASSAR

Terpopuler

muhammadchaidiir.blogspot.com

Pages

Chaidir's Blog. Powered by Blogger.

Kamus

Followers

About Me

My Photo
Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia

Search Me

Loading...

Popular Posts